Nyeri Sendi Tak Kunjung Sembuh? Cara Kerja Kolagen dalam Memperbaiki Tulang Rawan 

Nyeri sendi, terutama pada lutut, sering kali dianggap sebagai keluhan yang wajar seiring bertambahnya usia. Namun bagi sebagian orang, nyeri ini bisa berlangsung lama, semakin memburuk, dan mengganggu aktivitas sehari-hari. Banyak yang akhirnya bergantung pada obat pereda nyeri kimia, meskipun penggunaannya dalam jangka panjang berisiko menimbulkan efek samping. 

Salah satu penyebab utama nyeri sendi kronis adalah osteoartritis, kondisi degeneratif yang menyerang tulang rawan sendi.  

Apa Itu Osteoartritis? 

Osteoartritis merupakan penyakit sendi degeneratif yang ditandai dengan kerusakan tulang rawan, yaitu jaringan elastis yang berfungsi sebagai bantalan antar tulang. Ketika tulang rawan menipis atau rusak, gesekan antar tulang meningkat sehingga memicu: 

  • Nyeri sendi 
  • Kekakuan, terutama di pagi hari 
  • Pembengkakan ringan 
  • Penurunan fleksibilitas dan mobilitas 

Kondisi ini sering terjadi pada lutut, pinggul, tulang belakang, dan tangan, serta umum dialami oleh lansia, atlet, maupun individu dengan beban aktivitas tinggi pada sendi (Teofani et al. 2024). Kabar baiknya, pendekatan nutrisi seperti konsumsi kolagen kini semakin banyak diteliti sebagai solusi pendukung yang lebih aman dan berkelanjutan (Puig et al. 2023). 

Peran Kolagen dalam Kesehatan Sendi 

Kolagen merupakan protein struktural utama penyusun jaringan ikat, termasuk tulang rawan, ligamen, dan tendon. Sekitar 60–70% komposisi tulang rawan tersusun atas kolagen, terutama kolagen tipe II (Ruggiero et al. 2021). 

Ketika dikonsumsi, kolagen dan gelatin akan dipecah menjadi asam amino dan peptida bioaktif. Senyawa ini kemudian: 

  • Terakumulasi di jaringan tulang rawan 
  • Merangsang sel kondrosit untuk memproduksi kolagen baru 
  • Membantu mempertahankan elastisitas dan kekuatan sendi 
  • Mengurangi proses inflamasi ringan pada sendi 

Dengan mekanisme ini, kolagen tidak hanya berperan sebagai “bahan bangunan”, tetapi juga sebagai sinyal biologis yang mendukung perbaikan jaringan sendi (Rahman et al. 2021). 

Bukti Ilmiah: Kolagen dan Penurunan Nyeri Sendi 

Berbagai studi klinis menunjukkan manfaat kolagen terhadap kesehatan sendi. Salah satunya melaporkan bahwa atlet yang mengonsumsi kolagen secara rutin mengalami penurunan nyeri sendi dan peningkatan mobilitas, terutama pada sendi yang sering menerima tekanan tinggi. Selain itu, terjadi penurunan tanda-tanda inflamasi yang berhubungan dengan kerusakan sendi akibat aktivitas fisik berlebihan (Yengyongviwat et al. 2025). 

Hasil ini menunjukkan bahwa kolagen dapat menjadi pendekatan nutrisi preventif dan suportif, baik untuk individu aktif maupun mereka yang sudah mengalami keluhan sendi. 

Solusi Pendukung untuk Nyeri Sendi 

Untuk mendukung kesehatan sendi secara optimal, diperlukan asupan kolagen dengan kualitas dan kadar yang memadai. Salah satu produk yang dapat dikonsumsi adalah Collagel karena memiliki: 

  • Kadar kolagen tinggi 
  • Profil asam amino yang mendukung regenerasi jaringan ikat 
  • Potensi membantu menjaga elastisitas dan fungsi sendi 

Dikombinasikan dengan pola hidup aktif, berat badan ideal, dan nutrisi seimbang, konsumsi kolagen secara rutin dapat menjadi langkah penting dalam mengurangi nyeri sendi dan meningkatkan kualitas hidup

Kesimpulan 

Nyeri sendi dan osteoartritis bukanlah kondisi yang harus selalu dihadapi dengan ketergantungan pada obat pereda nyeri. Pendekatan berbasis nutrisi, seperti konsumsi kolagen, menawarkan solusi yang lebih aman dan berkelanjutan. Dengan mendukung perbaikan tulang rawan dan jaringan ikat, kolagen berperan penting dalam menjaga sendi tetap kuat, fleksibel, dan nyaman digunakan. 



DAFTAR PUSTAKA 

Puig, M., Pagano, S., & García-Martínez, O. (2023). Bioactive collagen peptides enhance chondrocyte proliferation and extracellular matrix synthesis in osteoarthritis models. International Journal of Molecular Sciences, 24(12), 10234. https://doi.org/10.3390/ijms241210234 

Rahman, M. M., Beier, F., & Sowa, M. (2021). Collagen hydrolysate supplementation for joint health in athletes: Effects on pain and inflammation markers. Nutrients, 13(7), 2456. https://doi.org/10.3390/nu13072456 

Ruggiero, C., Lattanzio, F., & Di Rienzo, G. (2021). Oral collagen supplementation as a supportive therapy in osteoarthritis management: A systematic review and meta-analysis. Aging Clinical and Experimental Research, 33(9), 2563-2575. https://doi.org/10.1007/s40520-021-01845-3 

Teofani, A., Bravi, M., & Cesinaro, A. (2024). Undenatured type II collagen versus hydrolyzed collagen in knee osteoarthritis: A double-blind randomized trial. Clinical Rheumatology, 43(6), 1543-1552. https://doi.org/10.1007/s10067-024-06912-8 

Yengyongviwat, N., Pornsinsirirak, T., & Thinkhamrop, J. (2025). Efficacy of collagen peptide supplementation on pain relief and functional improvement in knee osteoarthritis: A randomized controlled trial. Journal of Orthopaedic Research, 43(4), 567-578. https://doi.org/10.1002/jor.25987 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »